RSS

Propil

Aku terlahir sebagai Putra Sulung dari 2 bersaudara, buah cinta antara wanita cantik dan tulus Mar’a Mani dengan Pria baik hati Sainul Basrin. Saya dilahirkan di salah satu Desa tertua dan Paling ujung bagian Timur Bengkulu, yang dijakini sebagai Daerah Asal Suku Rejang, Desa Tapus atau Topos pada tanggal 12 Juli 1976. Di lahirkan di Desa Tua yang masih menghormati Adat, membuat saya mengerti seperti apa sistem lokal yang masih di taati, disatu sisi perkembangan adat di introdusir oleh banyak kepentingan, dalam silsilah leluhur menurut bapak saya, merupakan keturan yang ke-10 dari keturunan raja-raja yang ada di Lebong, baik jika ditelusuri dari Keturunan Ajai Siang maupun dari Keturuna dari Rajo Tiak Keteko, toh… ini tidak mebawa pengaruh yang lebih baik tetap saja kami sekeluarga tidak bisa lepas dari kemiskinan dan penderitaan hidup.

Generasi saya tidak lagi mengunakan gelar-gelar ‘kebangsawan’ maka ketika saya lahir tidak diketahui secara pasti arti nama yang diberikan oleh Bapak tercintaku “Erwin”, berharap banyak bahwa Erwin didasari oleh sebuah kata ‘Win’ dalam bahasa Inggris yang berarti ‘Menang’, kemudian ketika saya masuk sekolah Nama saya kemudian dikenal dengan nama Erwin S Basrin yang menandai sebuah klan keluarga, dan sekaligus penghormatan terhadap besarnya cinta kedua orang tua.

Setelah menamatkan SD Negeri 41 Desa Tapus dan SMP Negeri Tapus, saya melanjutkan pendidikan tingkat menegah di SMA PGRI 1 Curup Rejang Lebong, ketika SMA ini karena tidak mampunya orang tua saya menbiayai sekolah saya di titip di keluarga kakak dari ibu (‘wak’ demikian saya sering menyebut dia ketika itu kepala sekola disalah satu SLTA di Rejang Lebong) saya tinggal di sana sampai taman SMA. Setelah Taman dari SMA kemudia saya diberangkatkan oleh orang tua saya untuk menimbah ilmu di Salah satu perguruan tinggi swasta di Padang Sumatera Barat, saya kemudian tertarik mempelajari Teknik Sipil. Ketika saya kuliah Reformasi bergejolak sehingga membuat saya terbuai dalam eforia reformasi, sehingga berdampak pada aktivistas kuliah, bulan dan tahun kemudian terlewat, sebagai orang desa yang punya orang tua sebagai petani dengan penghasilan yang sangat pas-pasan membuat kuliah saya kemudian stop out, penghasil orang tua dan sedikit pekerjaan saya di Sumatera Barat tidak mampu membiayai kebutuhan kuliah.

Atas kondisi ini kemudian saya pulang kampung membawa sesuatu yang saya dapati di Padang Sumatera Barat kecuali Ijasah Sarjana dan photo wisuda yang sangat di idam-idamkan oleh kedua orang tua yang sangat saya cintai. Sesampainya saya di Kampung (desa Tapus) saya banyak melakukan diskusi-diskusi dengan orang-orang tua di kampung menyangkut soal adat, budaya dan kemiskinan yang terjadi di kampung.

Bertemu dan berdiskusi panjang dengan Bapak Salim Senawar (tokoh masyarakat adat Jurukalang dan saudara sepupu ibu saya) kemudian pada tahun 1998 saya dengan beliau (beliau inilah yang kemudian banyak men\mpengaruhi pola pikir saya setelah itu) mencoba berani membentuk sebuah organisasi gerakan masyarakat lokal dan diberi nama Aliansi Masyarakat Adat Rejang Tapus Pat Petulai (AMARTA) yang mengusung isue hak-hak masyarakat adat. Dari gerakan kampung kemudian saya mulai di kenal dikalangan Aktivis NGO’s di Bengkulu maupun Nasional, atas komitmen gerakan kemudian pada tahun 2003 saya dipercaya Menjadi Dewan Nasional Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dan pada tahun 2004 di percaya oleh masyarakat adat di Bengkulu untuk memimpin Aliansi Masyarakat Adat Bengkulu (AMA Bengkulu), dan saat ini saya mimpin sebuah NGO Lingkungan, PSDA dan Masyarakat Adat, AKAR Foundation dan paro waktu bekerja untuk sebuah Perhimpunan “Perhimpunan Rakyat Pekerja” untuk wilayah Propinsi Bengkulu.

Berbagai Advokasi coba saya lakukan dengan beberapa konsekwensi, Padan tahun 2004 juga kemudian Tuhan mengutuskan seorang bidadari untuk mendampingi setiap derap langkah gerakan yang saya lakukan, bidadari ini di beri nama Susi Ekayanti dan dari proses pergulatan cinta kemudian kami di ikat dengan tangan kecil malaikat yang bermanifestasi seorang bocah ganteng yang saya beri nama Bdikar Anumtiko Ling Kricas (diambil dari bahasa Rejang; Pendekar berdarah bangsawan yang berada di sekitar orang-orang hebat dan gesit).

Sebuah perjalan panjang yang penuh dengan trik dan muslihat saya terus berada di sini seraya membuat sedikit perubahan dengan teman-teman yang saya lihat masih memiliki komitmen kebenaran dan kemurnian berjuang untukrakyat, di sini saya banyak belajar mengenal siapa sebenarnya teman, sahabat, keluarga. Dari banyak persoalan dan tekanan intrik politik sebagian yang menggap saya sebagai ancaman terutama bagi beberapa orang yang menamakan ‘aktivis’ (ngak tahu saya seperti apa menterjemahkan kata activis ini), membuat saya lebih tegar melihat lebih objective bahwa kebenaran itu sangat sulit untuk ditegakkan, peganglah seperti kau pegang sembilu, jika kau tanggung kau akan luka, demikan pesan wak salim ketika awal pembentukan AMARTA ke saya…..

 

9 Responses to Propil

  1. anton el-rejangi

    31 Maret 2008 at 11:52 pm

    Assalamu’alaikum wr wb

    Kk Win,padek blog ne gi kk…! mudah2an cito2 kk slamo yo brasea & dapet maket gen sadei topos & midup igai adat kebudayaan taneak jang…smangat trus kk,insya Allah cita2 yang tulus akan selalu di ridhoi oleh Allah SWT…Amien…

    do o bae au kk….!

    wassalam

     
  2. loenbun

    16 April 2008 at 10:44 am

    Personal Profile.. yang sederhana namun memiliki nilai tulus disana..
    Profile Erwin S Barin ini sepertinya dibuat secara terburu2 menulis dengan pesaan yang ada pada saat itu sehingga keliatan begitu apa adanya..

    Namun.. yang seperti ini jarang di ungkapkan orang lain.. ada kebanggan disana, ada kekurangan disana.. dan menurutku ini benar2 profile

    Pengakuan.. inilah bahasa yang tepat, aku pernah menulis tentang pengakuan. panjang dan membosankan.. karena gaya bahasa yang dibuat seindah mungkin.. sehingga tidak ada nilai ketulusan disana.. Sepertinya aku mesti belajar mengakui kekurangan dan kelebihan ..

    Kalau boleh sedikit saran.. pengakuan, pengalaman, dan perjalanan panjang dalam pengorganisasian ini di tuangkan dalam buku..ini pasti akan lebih menarikk…

    Salut.. Berjuang terus..

     
  3. wintopos

    3 Mei 2008 at 10:20 am

    hee,,, Loen Bun sebenarnya aku sudah mulai menulis apa saja yang aku ingat namun kadang-kadang terlalu banyak yang di ingat jadi lupa nulisnya, pada hal aku berharap tulisan-tulisan ku bisa mengalahkan harry foter…

    win

     
  4. presty larasati

    13 Juni 2008 at 2:51 am

    assalamu alaikum…
    ^_^

    makasih sebelumnya dah mampir k blog presty n ngasih info tentang rumah adat itu…
    thats rite, rumah tradisional itu pada dasarnya bukan dibuat hanya karena seni atau dengen gambar arsitektur secara ilmiah. hampir semua rumah adat itu dibangun berdasakan keadaan iklim, budaya, dan kepercayaan masyarakatnya.. makanya, banyak sekali filosofi yang bisa kita temukan di rumah2 adat…

    eh ya, belum kenalan..
    salam kenal, ya.. :)

     
  5. Herman

    2 Juli 2008 at 8:22 am

    Hai Erwin,

    Aktivis AMAN Bengkulu nih? Tertarik gabung di mailing list Blogger Bengkulu? Silahkan daftar di Simpang Limo yo.

    Salam kenal.

     
  6. winda or ice

    28 Juli 2008 at 8:08 am

    kakak…salam kenal
    belum commnet apo2
    semoga kita bisa bekerja sama

    nice to meet you

     
  7. Herawansyah

    12 Desember 2008 at 5:33 pm

    Terima kasih telah mampir, salan kenl kembali

     
  8. yosep arnoly

    5 Februari 2009 at 6:03 pm

    Uku tuen jang bi an Na Lapung, keme masuk lampung kunei tahun 1971 sapei awiyo.

    Asal keme emen tun lebong madea tun Daet, tepat ne Na Sadei Gunung alam, Kecamatan Tabah Atas, seroyot keme dau na daet.

    Kemelia Profil lem Block yo, keten ne ite samo. adalah aktivis NGO,kebetulan uku megong LBKN (lembaga Bantuan Kesehatan Negara) NGO yo secara kebetulan lahir Na Madiun Kota , Jawa Timur. futurelogis ne /kasar ne ite Madea Negerai o te awiyo sedang sakit,kareno dau tun cilud / maling na Birokrasi.

    Artikel tentang tuen jang, uku dau baco namun perlu giat igai , keme tetep kemlia kunei ku ua Bae ,Selamat Berjuang.

     
  9. harley

    24 Februari 2011 at 10:00 am

    mantab win teruslah berkarya,…salam ekasakti,..hehehe

     

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

Please log in to WordPress.com to post a comment to your blog.

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s