About
Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yangg kita miliki sampai kita kehilangannya,
tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya
Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yangg kita miliki sampai kita kehilangannya,
tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya
Salam kenal,
Saya tau Rejang sebatas kampung halaman Mak dan Bak saja, tempat kami pulang kalo libur sekolah (Mak sendiri separuhnya Bengkulu Selatan). Bahasa Rejang saya masih bisa pakai tapi kurang fasih
Senang juga tau ada yang ‘berjuang’ untuk ‘perubahan’ di Rejang.
Sukses ya..
Wass,
Ade
Ade - Mei 23, 2008 at 11:54 am
terima kasih dan salam kenal dari saya, kalau boleh tahu posisi Ade di mana.? ada banyak orang yang coba berjuang untuk perubahan Rejang, terutama kampanye dimedia internet, ada Fadel di Bandung http://tunkeme.multiply.com/ dia orang Muara Aman, Ada anton di Mesir dia orang Tapus Lebong http://www.antonegypt.multiply.com/, ada Sugian orang Tapus Lebong http://www.tuntopos.co.cc, Hadiyanti di http://amarta.wordpress.com dan teman-teman lain (ade baktiar, tun jang dll) mereka semua bersepakat untuk mengkampanye Rejang masih ada dan bagian dari struktur pembentuk negara ini,,,,,
Salam Erwin
Erwin S Basrin - Mei 26, 2008 at 4:31 am
salam dari bandung
saya suka membaca artikel anda cukup menginspirasi
artikel terbaruku ……. perempuan yang menantang badai
http://esaifoto.wordpress.com
dunia sunyi - Desember 19, 2008 at 6:15 pm